Lembaga Riset and Consulting Policy (RC-Pol) perkuat jejaring strategis dengan Prodi Ilmu Pemerintahan UMM
Malang, 9 Desember 2025 — Lembaga survei RC-Pol resmi menjalin kerja sama dengan Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang dilakukan pada Selasa (9/12). MOU tersebut disetujui setelah melalui proses penjajakan dan pembahasan antara pihak RC-Pol dan jajaran pimpinan program studi.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM ini membahas sejumlah peluang kolaborasi strategis, mulai dari pelaksanaan riset, peningkatan kapasitas mahasiswa, praktik lapangan, hingga keterlibatan lembaga survei dalam pengembangan kurikulum. Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan realitas lapangan yang terus berkembang, khususnya dalam bidang survei sosial-politik dan analisis kebijakan.
Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM, Ali Roziqin, M.PA., menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kehadiran RC-Pol sebagai mitra baru. Menurutnya, kerja sama tersebut membuka ruang pembelajaran terapan bagi mahasiswa. “Kerja sama yang diterima ini bisa menjadi tempat magang mahasiswa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan RC-Pol dapat memfasilitasi mahasiswa untuk memahami dinamika penelitian secara langsung. “Saat ada klien RC-Pol dan membutuhkan surveyor lapangan, itu bisa diisi oleh mahasiswa,” jelasnya.
Ali juga menjelaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya terbatas pada kegiatan praktik lapangan, tetapi juga menyentuh ranah pengembangan akademik. “RC-Pol akan diundang dalam penyusunan kurikulum Program Studi Ilmu Pemerintahan,” katanya. Dengan melibatkan praktisi riset dalam proses penyusunan kurikulum, diharapkan materi pembelajaran dapat semakin relevan dengan kebutuhan dunia profesional.
Sementara itu, Direktur RC-Pol, Muhammad Ardi Firdiansyah, S.IP, M.IP, mengatakan bahwa kerja sama dengan UMM merupakan langkah penting bagi RC-Pol yang baru berdiri. Ia menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk memperkuat jejaring kolaborasi dengan berbagai institusi, terutama perguruan tinggi. “Sebagai lembaga riset dan konsultan politik yang baru lahir, kami ingin memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga, terutama kampus-kampus seperti Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang,” ujarnya.
Ardi menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya memberi manfaat bagi lembaganya, tetapi juga membuka kesempatan belajar bagi mahasiswa. “Tujuan kerja sama ini adalah memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam cara kerja lembaga riset, mulai dari proses penggalian data hingga mengelolanya menjadi informasi yang akan menjadi rujukan bagi partai politik maupun pemerintah dalam mengambil kebijakan,” katanya.
RC-Pol menjadikan kemitraan dengan UMM sebagai tonggak awal dalam membangun sinergi dengan lingkungan akademik. “Kerja sama dengan Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang ini merupakan yang pertama kali RC-Pol lakukan. Harapannya, kerja sama ini bisa melahirkan sarjana yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memahami kondisi masyarakat. Sehingga setelah lulus, mahasiswa bisa menerapkan teori dan praktik yang mereka dapatkan di jurusan maupun di RC-Pol,” tambahnya.
Dengan disetujuinya MOU ini, kedua pihak akan segera merumuskan agenda lanjutan untuk mengimplementasikan berbagai program kolaborasi. Baik RC-Pol maupun Prodi Ilmu Pemerintahan UMM berharap bahwa kemitraan ini dapat memperkuat kualitas pembelajaran, memperluas wawasan mahasiswa, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pemerintahan dan riset kebijakan di Indonesia.
Penulis : Maulana Isro’ Abdullah Faqih